Sejarah & Asal-usulDesa Sukajadi
Kisah perjalanan panjang sebuah wilayah di lereng Gunung Cakrabuana, berkembang dari kawasan pemukiman historis hingga menjadi desa yang mandiri.

Makna “Sukajadi”
Nama Sukajadi berasal dari bahasa Sunda. “Suka” berarti senang, bahagia, atau suka cita, sementara “Jadi” memiliki arti terwujud, terlaksana, atau menjadi nyata.
Filosofi di Balik Nama
“Segala harapan dan cita-cita yang baik akan terwujud dengan kebersamaan dan gotong royong.”
Menurut cerita para sesepuh, nama ini melambangkan harapan para perintis desa agar kehidupan masyarakat di wilayah ini senantiasa dipenuhi kebahagiaan dan seluruh impian pembangunan dapat terwujud. Hingga kini, semangat gotong royong dan optimisme yang terkandung dalam nama Sukajadi terus menjadi pedoman hidup warga.
Perjalanan Panjang Desa Sukajadi
Seabad lebih perjalanan waktu dari perkampungan kecil di lereng gunung hingga desa wisata yang diperhitungkan
Jejak Pos Pengawasan Kolonial
Pada masa pendudukan Hindia Belanda, wilayah perbukitan ini sempat dimanfaatkan sebagai jalur lintasan strategis dan pos pengawasan perkebunan oleh pemerintah kolonial. Topografinya yang berada di ketinggian menjadikan kawasan ini tempat singgah yang penting sebelum berkembang menjadi pemukiman penduduk.
Bagian dari Wilayah Desa Cilengkrang
Memasuki era kemerdekaan, kawasan pemukiman yang mulai ramai ini secara administratif menjadi bagian dari wilayah Desa Induk Cilengkrang, Kecamatan Wado. Warga dari berbagai sudut perkampungan hidup berdampingan dan mengandalkan sektor pertanian sebagai penopang kehidupan.
Pesatnya Pertumbuhan Penduduk
Seiring bertambahnya jumlah penduduk dan meluasnya wilayah Desa Cilengkrang, akses pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan dirasa perlu didekatkan kepada warga. Aspirasi tokoh masyarakat untuk membentuk wilayah mandiri pun mulai disuarakan demi percepatan pembangunan lokal.
Lahirnya Desa Sukajadi
Perjuangan warga membuah hasil manis. Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 993/PM.122-Pem/Sk/1980, wilayah ini resmi dimekarkan dari Desa Cilengkrang dan berdiri menjadi Desa Sukajadi, menandai babak baru dalam sejarah tata kelola pemerintahan desa yang mandiri.